BUKU

DETIL BUKU
 

Praktik Hukum Jaminan Kebendaan

Hery Shietra,S.H. ( Hukum )

ISBN
978-979-491-082-5

Halaman
396 Halaman

Edisi

Price:
85,000.00

Please login for making transactions.

 

  • Jaminan kebendaan merupakan sarana jaminan pelunasan piutang atau- pun perikatan perdata lainnya, di mana prosedur eksekusinya bukan merupakan “main hakim sendiri” (eigenrichting). Ia berasal dari dua kesatuan frasa: “jaminan” dan “kebendaan”, yang lebih dikenal dengan istilah “agunan kredit” berupa Hak Tanggungan ataupun Fidusia.

    Keistimewaan jaminan kebendaan adalah tersedianya koridor bagi kreditor pemegang (hak pelunasan dari) jaminan kebendaan untuk melakukan parate eksekusi di samping terjamin pelunasannya secara preferen (secured creditor) bila debitor jatuh dalam keadaan pailit.

    Jaminan kebendaan menjadi aspek primer yang terdapat dalam setiap sendi aktivitas perekonomian. Baik pelaku ekonomi mikro maupun makro dapat di- pastikan bersentuhan dengan jaminan kebendaan sebagai faktor penggerak roda ekonomi, dengan menjadikan aset benda bergerak ataupun tak ber-gerak sebagai suatu alat jaminan pelunasan ataupun pemenuhan perikatan (capital and collateral).

    Buku ini merupakan kristalisasi praktik hukum jaminan kebendaan di Indo-nesia, merangkum berbagai praktik peradilan atas sengketa jaminan ke-bendaan, lelang eksekusi terhadap agunan di kantor lelang negara, hingga apa yang menjadi kedudukan, hak, serta kewajiban, baik kreditor, debitor, maupun pembeli objek lelang eksekusi.

    Penulis mengupas tuntas secara gamblang praktik hukum jaminan kebenda-an pada kantor lelang negara, kantor pertanahan, perbankan, hingga ketika sengketa memasuki ranah peradilan. Pembaca akan mendapatkan gambaran utuh terhadap aplikasi hak tanggungan dan fidusia.

    Buku ini menghadirkan solusi serta jawaban praktis dan yuridis terhadap per- masalahan yang kerap menjadi momok kalangan kreditor di samping ber- bagai kendala serta problematika yang timbul dalam praktik. Buku ini me-nawarkan khazanah baru bagi pembaca sehingga direkomendasikan, baik bagi kalangan perbankan, ekonom, akademisi, praktisi hukum, maupun kalangan masyarakat umum. Buku yang kaya akan bedah kasus ini akan menjadi aset yang berharga bagi perkembangan hukum jaminan kebendaan di tanah air.

    ***