BUKU

DETIL BUKU
 

Seni Bersengketa di WTO

Christhophorus Barutu, S.H., M.H. ( Hukum )

ISBN
978-979-491-075-7

Halaman
146 Halaman

Edisi
I/2015

Price:
40,000.00

Please login for making transactions.

 
  • ...


    Seni Bersengketa di WTO

    Mekanisme penyelesaian sengketa WTO memiliki ciri khas tersendiri di mana anggota-anggota WTO didorong untuk lebih mengedepankan aspek negosiasi daripada pendekatan legalistik. Hal ini ditandai dengan diletakkannya tahapan konsultasi sebagai awal penyelesaian sengketa dalam rangkaian mekanisme penyelesaian seng-keta dalam kerangka DSU-WTO. Setiap anggota WTO diharapkan dapat melakukan upaya diplomasi untuk menyelesaikan permasalahannya dengan anggota lainnya sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi.

    Banyaknya timbunan kasus di DSB-WTO disebabkan terbatasnya jumlah panelist dan anggota Appellate Body yang dimiliki Sekretariat WTO dan DSB sementara kasus-kasus sengketa antara anggota-anggota WTO semakin banyak dan semakin kompleks. Oleh karena itu, banyak kasus sengketa diselesaikan melebihi jangka waktu yang diatur dalam DSU, di mana hal ini merupakan tantangan bagi DSB-WTO untuk dapat memeriksa kasus seng-keta dengan lebih efektif dan efisien.

    Terlepas dari segala persoalan tersebut, instrumen penyelesaian sengketa dalam DSB-WTO memberikan harapan bagi anggota-anggota WTO yang berasal dari Developing Countries dan Least Developed Countries (LDCs) untuk memiliki kekuatan menegakkan hak-haknya yang dirugikan oleh Developed Countries dalam konteks multilateral trading system.

    Buku ini merupakan sumbangan pemikiran yang ditulis dari pengalaman penulis selama bertugas menangani penyelesaian sengketa perdagangan internasional antara Indonesia dan beberapa anggota WTO lainnya. Semoga ber-manfaat bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terkait WTO dan Mekanisme Penyelesaian Sengketa DSU-WTO.

    Penulis dapat dihubungi melalui e-mail:

    wto_disputesettlement@yahoo.com